Efek Farmakologis Garlic dari Antibiotik hingga Antidiabetik

Efek Farmakologis Garlic dari Antibiotik hingga Antidiabetik

Efek Farmakologis Garlic dari Antibiotik hingga Antidiabetik

 

Antibiotik Senyawanya dapat berfungsi sebagai antibiotik alami yang lebih aman dari antibiotik farmasi. Bahkan bisa menghambat pertumbuhan virus, jamur dan parasit. Antikolesterol Banyak studi menyebutkan kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total dapat diturunkan kadarnya setelah mengonsumsi rutin garlic. Efek Farmakologis Garlic dari Antibiotik hingga Antidiabetik

Antioksidan
Bioaktif garlic dapat membantu melindungi sel dari serangan radikal bebas penyebab kerusakan sel, penuaan dini, penyakit degeneratif hingga kanker.

Antikoagulan
Garlic dikenal sebagai pengencer darah alami/antikoagulan, karena mengandung fitokimia ajoene, allicin, 4-vinyl 4H-1.2 dithiin, dan 2 vinyl 4H-1.3-diithin.

Antikanker
Dalam sejarah mesir, garlic telah digunakan untuk penyembuhan tumor dan kanker. Kebiasaan konsumsi garlic di China juga berpengaruh yang sangat baik menekan angka kanker perut di negara tersebut. Senyawa organosulfurnya, dapat mencegah dampak buruk senyawa karsinogenik dan menghambat perkembangan dan merangsang pemusnahan sel kanker. Baca Juga 

Detoksifikasi.
Garlic pelindung hati yang baik, melindungi hati dari bahan2 berbahaya. Yuk bersihkan tubuhmu, dan minumlah secara rutin herbal garlic.

Pelindung jantung
Angka kematian akibat penyakit jantung sangat tinggi, dan garlic memiliki biaktif diallyl trisulfida sebagai pelindung jantung

Antidiabetik
Penyakit diabetes, memang tidak membuat nyeri, tapi komplikasinya bisa membuat derita. Dari sejak 1550 SM oleh bangsa Mesir hingga sekarang, garlic banyak digunakan untuk membantu menurunkan gula darah. Unik bukan, bioaktif garlic, yuk kenali dan konsumsi, garlic. Baca Artikel sebelumnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button